Wahai diriku....
Manusia tidak perlu hidup di masa lalu tetapi di masa sekarang dan dimasa akan datang.Lupakan beban penderitaan lupakan segala duka dan memori pahit yang mungkin terpatri di otak.Buang semua itu dan tatap masa depan dengan tatapan baru.Jika kelmarin berjalan tanpa melibatkan allah atau malah melupakan allah sekarang saatnya untuk berjalan bersama allah dan mengingatinya.Allah senang melibatkan diri pada kehidupan orang-orang yang mengundangnya dan yang mengingati dirinya.Jika diri kita sudah berada dekat dengan allah tidak ada hutang yang tidak dapat di bayar tidak akan ada penyakit yang tidak di sembuhkan tidak ada pasangan yang tidak mendapat keturunannya tidak ada orang tidak mendapat pekerjaan dan usaha dan tidak ada kesusahan yang bersemayam selama-lamanya kecuali allah menghendaki suatu hikmah kehidupan yang lain.
Bukan malu pada manusia ketika kita berbuat keburukan lalu menuai akibat buruknya.Itu tidak penting sebab bukan mereka yang memberi kita makan dan minum.Namun malulah pada allah.Kita juga tidak perlu putus asa jika pernah atau sedang mengalami kegagalan .....Yang kita perlukan adalah......
KEBERANIAN MENATAP MASA DEPAN DENGAN KEOPTIMISAN DAN HARAPAN BARU NIAT TEGUH UNTUK MENATA ULANG KEHIDUPAN MEMPERBAIKI APA YANG ROSAK DAN MENGEJAR KEBURUKAN DENGAN KEBAIKAN
surah 10 YUNUS ayat 3
sesungguhnya tuhan kamu dia lah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa kemudian dia bersemayam di arsy untuk mengatur segala urusan.Tidak ada yang dapat memberi syafaat kecuali setelah ada izinnya.Itulah Allah tuhanmu maka sembahlah dia.Apakah kamu tidak mengambil pelajaran?
Rejim Zionis Israel gali kubur sendiri – Tuan Guru Abdul Hadi
-
* KUALA LUMPUR* : “Kezaliman rejim Zionis sebenarnya hanya akan menggali
kubur diri mereka sendiri.”
Presiden PAS, Tan Sri Tuan Guru Abdul Hadi Awang ber...
5 months ago
0 comments:
Post a Comment